Museum Mandiri Menjadi Destinasi Wisata Sejarah Perbankan

Jendela Kaca Patri Museum Mandiri

Wisata sejarah Museum Mandiri terletak di Jl. Lapangan Stasiun No. 1, Jakarta Barat dan merupakan salah satu bagian dari cagar budaya Kota Tua di Jakarta Barat Dan merupakan bagian dari cagar budaya kota Tua di Kota Jakarta.
Jika naik melalui tangga dari lantai dasar menuju lantai satu Museum Mandiri, Anda akan melihat gambar-gambar besar di atas lapisan kaca, yang terletak di sekitar tangga tersebut. Itu bukan gambar biasa, melainkan sebuah prasasti yang memiliki nilai sejarah penting, khususnya bagi Museum Mandiri itu sendiri.

Jendela Kaca Patri Museum Mandiri Terbagi 2 Bagian :

Bagian bawah melukiskan panel jendela kaca patri yang menjadi simbol 4 (empat) musim di Bagian Eropa dan alam Indonesia. Dalam sebuah ornament, digambarkan pula seorang tentara yang sedang membidik musuhnya, dengan suasana di sekitarnya adalah hutan.

Bagian atas mengkisahkan Cornelis de Houtman saat berlayar di dampingi oleh 4 kapal menuju ke Nusantara pada tahun 1595, yaitu Hollandia, Mauritius, Amsterdam, Duyfen. Ekspedisi ini dinamankan Expedisi First Schipvaart yang mencapai Banten sekitar 14 bulan. Saat itu Houtman mendapat penghormatan besar sebagai pemimpin ekspedisi Belanda yang pertama kali mencapai Bumi Nusantara. Pada ornament kaca patri ini, gambar Cornelis De Houtman berada pada bagian tengah.

Houtman adalah seorang penjelajah Belanda ia pertama kali yang menemukan jalur pelayaran dari Eropa ke Negeri Nusantara dan berhasil memulai perdagangan rempah-rempah ke Negeri Belanda. Saat kedatangan de Houtman, Kerajaan Portugis telah lebih dulu memonopoli jalur-jalur perdagangan di Nusantara ini. Meskipun ekspedisi de Houtman menelan banyak korban jiwa di pihaknya dan bisa dikatakan gagal, namun ekspedisi Houtman ini menjadi kemenangan simbolis dari pihak Belanda karena sejak saat itu kapal-kapal Belanda yang lain mulai melakukan pelayaran ke timur termasuk Nusantara.

5 Panel Jendela Dalam Museum Bank Mandiri

Panel Jendela Kaca Patri Museum Mandiri Jakarta
Panel Jendela Kaca Patri Museum Mandiri

Ada Jendela Kaca patri yang cukup besar yang terbagi 5 panel jendela kaca patri yang menceritakan tentang 4 musim di negeri Belanda yaitu: musim dingin, gugur, panas dan musim semi. Pada Lukisan musim dingin disimbolkan dengan dominasi warna putih yang melambangkan salju dan kegiatan di musim dingin seperti menghangatkan diri di depan perapian, permainan ice skating dan orang yang sedang membelah kayu.

  1. Musim gugur digambarkan dengan kegiatan memanen buah-buahan yang mulai ranum di musim gugur. Selain itu ada juga gambar perempuan memakai pakaian tertutup karena udara musim gugur yang sudah mulai dingin. Ada juga gambar pemburu yang sedang membidikkan senapannya ke arah langit yang dipenuhi dengan burung-burung yang bermigrasi ke daerah yang lebih hangat.
  2. Musim panas terlihat dari kegiatan penduduk negeri Eropa yang sedang memanen gandum. Biasanya pada musim panas ini sebagian penduduk melakukan liburan atau sekedar berjemur di pesisir pantai.
  3. Musim semi terlihat dari gambar pasangan muda-mudi yang sedang berpelukan karena pada saat musim semi, orang-orang Belanda melangsungkan pernikahan. Ada juga gambaran anak kecil memetik bunga-bunga yang sedang bermekaran. Satu yang sangat mencirikan musim semi adalah gambar seorang perempuan yang rambutnya tergerai oleh angin. Hal ini disebabkan oleh banyaknya angin yang hangat yang berhembus sepanjang musim semi. Juga ada gambaran petani yang bercocok tanam pada panel jendela kaca patri musim semi.

Informasi mengenai Museum Bank Mandiri ini Bukan hanya sekedar mengetahui seluk-beluk perbankan pada era kolonialisme saja namun kita juga bisa menikmati keindahan gedung cantik ini ternyata di kelola & di rawat dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *